Kondisi ekonomi di wilayah Jl. Putat Jaya dan Jl. Jarak sangat bergairah dengan keberadaaan Lokalisasi Dolly dan Jarak. Hal ini sangat mudah diketahui mengingat sebelum dilakukan penutupan tiap harinya kedua wilayah tersebut perputaran uang dapat mencapai 1 Milyar Rupiah, sebuah jumlah yang tidak kecil bagi ukuran perputaran uang yang berputar per harinya. Perputaran ini mencakup persewaan wisma, kamar, parkir, PSK, keamanan, hiburan malam, warung makan, warung kopi, bar, laundry, salon, toko perhiasan dan lain sebagainya.

Namun setelah penutupan 18 Juni 2014 yang lalu oleh Pemerintah Kota Surabaya, wilayah ini seolah mati, tidak ada aktivitas sama sekali disana. Tidak ada lagi yang berperan sebagai “magnet” yang dapat menarik pasar untuk menuju kesana menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Masyarakat terdampak yang ada disana yang tadinya sangat merasakan dampak ekonomi ketika lokalisasi masih ada, sekarang terpaksa melongo karena daerah tersebut sudah tidak lagi dikunjungi banyak orang. Daerah tersebut kini telah menjadi daerah biasa saja, layaknya kampung yang hanya ramai karena lalu lintas pengguna jalan dan tidak berdampak ekonomi apa-apa.

Secara historis, keberadaan Lokalisasi Dolly ini ada sejak penjajahan belanda, sehingga bisa dibayangkan kondisi psikologis masyarakat yang telah terkondisikan untuk selalu bergantung kehidupan ekonominya dari lokalisasi. Sehingga PR berikutnya yang berlaku bukan hany menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di wilayah ini tetapi juga mengubah paradigma masyarakat agar tidak lagi menggantungkan kehidupan ekonominya dari aktivitas lokalisasi.

Program Ekonomi

Program Ekonomi

Tujuan

JANGKA PANJANG

  1. Menciptakan icon wisata baru yang menjadi pusat ekonomi baru di wilayah dolly dan jarak yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat
  2. Menyelesaikan permasalahan ekonomi masyarakat dolly dan jarak
  3. Memandirikan ekonomi masyarakat dolly dan jarak

JANGKA PENDEK

  1. Melatih masyarakat dolly dan jarak yang berminat bekerja dalam sebuah lembaga atau perusahaan agar dapat memenuhi kualifikasi perusahaan tersebut
  2. Membentuk kelompok-kelompok usaha yang dapat bekerja mandiri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi anggota kelompoknya
  3. Membuka unit usaha yang prospektif dan mandiri sesuai dengan kompetensi masyarakat dan kebutuhan pasar

Program

MANAJEMEN SUMBERDAYA TENAGA KERJA

Fokus utama manajemen sumber daya manusia adalah memberikan kontribusi suksesnya perusahaan atau organisasi. Manajemen sumber daya manusia haruslah terdiri dari aktifitas-aktifitas yang meliputi: perencanaan dan analisis sumber daya manusia, kesetaraan kesempatan bekerja, perekrutan pengembangan sumbar daya manusia, kompensasi dan keuntungan, kesehatan, keselamatan dan keamanan, hubungan tenaga kerja.

Dalam rangka memperluas lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, khususnya bagi tenaga kerja terdidik di daerah Putat Jaya (eks dolly), antara lain telah diupayakan penyaluran dan pembinaan tenaga kerja menjadi tenaga kerja mandiri profesional (TKMP). Pembinaan tenaga kerja ini lebih diutamakan bagi mereka yang mempunyai motivasi dan minat untuk menjadi kader wiraswasta. Selain itu dengan membangun system informasi dan perencanaan tenaga kerja serta melaksanakan pembinaan kompetensi untuk tenaga kerja kontrak (outsource) yang akan disalurkan ke perusahaan-perusahaan atau instansi-instansi yang membutuhkan.

SASARAN PROGRAM

Masyarakat terdampak wilayah dolly dan jarak

Write a comment:

*

Your email address will not be published.