Sebelum ditutupnya lokalisasi Dolly-Jarak, Wanita Tuna Susila (Wanita Harapan *red) menggantungkan pekerjaannya sebagai penyedia jasa “Cinta Satu Malam”. Pasca ditutupnya lokalisasi Dolly-Jarak, wanita harapan kehilangan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi dirinya dan keluarganya.

Selain tantangan ekonomi bagi wanita harapan dan keluarganya, terdapat beberapa tantangan lain yang terjadi pasca penutupan lokalisasi Dolly-Jarak, antara lain kesehatan. Kerentanan penyebaran penyakit akibat aktivitas pelampiasan syahwat yang kurang aman dan sehat, dikhawatirkan menyebar dengan bermigrasinya para wanita harapan ke luar lokalisasi Dolly-Jarak.

Dengan adanya beberapa tantangan yang tersebut di atas, maka kami ingin berbagi ilmu dengan mengadakan beberapa program, seperti: Sahabat Wanita Harapan (SahIRa), Wanita Harapan Berkarya, dan Wanita Harapan Tangguh.

Program Wanita Harapan

Program Ekonomi

Tujuan, Sasaran, dan Program

TUJUAN

  1. Memberikan pendampingan secara intensif kepada wanita harapan untuk bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta iman dan taqwa.
  2. Memberikan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan siap kerja serta mengasah bakat potensial bernilai ekonomi.
  3. Melakukan tes kesehatan rutin bagi wanita harapan terkait penyakit akibat aktivitas lokalisasi.
  4. Membantu meringankan beban ekonomi keluarga wanita harapan dengan beasiswa pendidikan dan santunan yang tepat guna.

SASARAN

Sasarannya adalah 20-30 Wanita Harapan eks Lokalisasi Dolly-Jarak. Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan yang masih berdomisili di Surabaya.

PROGRAM

Melakukan rekrutment relawan pendamping dari mahasiswa fresh graduate untuk mendampingi secara intensif (sebagai fasilitator dan mentor) dalam 4 bidang (iman dan taqwa, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan)

Write a comment:

*

Your email address will not be published.