Sambutan Ketua Yayasan

Gerakan ini diawali oleh sekumpulan pemuda yang mendukung kebijakan Pemerintah Kota Surabaya untuk menutup Lokalisasi Jarak-Dolly tanggal 18 Juni 2014. Banyak pihak menyadari bahwa permasalahan lokalisasi Jarak-Dolly tidak selesai hanya dengan menutupnya. Justru bisa memunculkan permasalahan baru yang lebih kompleks jika tidak ditangani dengan serius. Kami, para pemuda tersebut, sepakat untuk turun tangan mengawal rehabilitasi eks lokalisasi Jarak-Dolly Pasca deklarasi penutupan.

Kami menyadari bahwa tugas berat ini tidak akan selesai jika hanya diurus oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakatnya untuk berkolaborasi membentuk wajah baru Jarak-Dolly. Kami terpanggil untuk menjadi bagian dari perbaikan masyarakat eks lokalisasi Jarak Dolly dengan membentuk gerakan yang kami namakan Gerakan Melukis Harapan (GMH). Tanggal 10 September 2014 gerakan kami diakui secara legal dalam bentuk yayasan.


Eduwisata Kampoeng Harapan Jarak-Dolly adalah sebuah konsep wisata edukasi di kawasan eks lokalisasi Jarak-Dolly yang bertujuan untuk menghidupkan kondisi perekonomian warga disana. Gagasan sederhananya adalah menciptakan wahana edukasi berupa bangunan atau kampung tematik dan membentuk sentra oleh-oleh, kemudian mendatangkan sebanyak-banyaknya masyarakat dalam negeri maupun luar negeri untuk berkunjung.

Wahana edukasi, baik berupa kampung maupun bangunan tematik ,mengandung nuansa sesuai dengan tema yang melekat. Pengunjung akan diajak melihat, merasakan dan bahkan memperoleh pengalaman menarik di setiap wahana edukasi tersebut. Misalnya di kampung urban farming (yang kami rencanakan dibentuk diawal), pengunjung akan diajak melihat nuansa kampung yang hijau dan segar, belajar beberapa metode urban farming dan bahkan belanja sayur/buah hasil pertanian di kampung tersebut. Adapun kampung oleh-oleh dibentuk untuk memproduksi makanan, minuman, ataupun kerajinan yang bisa dibawa pulang oleh para wisatawan dan menjadi oleh-oleh khas Surabaya.

Masyarakat harapan adalah sebuah tatanan masyarakat yang berisi manusia-manusia yang sadar akal, sehat jasmani dan rohani serta peka terhadap lingkungan dan sesama anggota masyarakat lainnya. Aspek yang dibentuk oleh GMH untuk mewujudkan masyarakat harapan di eks lokalisasi Jarak-Dolly meliputi pendidikan rohani dan formal untuk anak-anak dan dewasa, kesadaran lingkungan dan kondisi kesehatan warga, pemberdayaan eks wanita harapan (eks WTS), dan pembentukan paguyuban untuk meningkatkan rasa gotong royong.